Sunday, March 16, 2014




Jokowi Presiden 2014 - Ramalan Komunitas Anak Indigo 2005


Dipublikasikan pada 7 Okt 2013 , by Valerian Libert Wangge

" ... Alam akan membuat dia mencapai kedudukan ini dengan cara yang mengejutkan. Mudah-mudahan sekitar 6 (enam) atau 7 (tujuh) tahun dari tahun 2005 orang itu sudah mulai kelihatan " (Ramalan Komunitas anak Indigo, Acara Bukan Empat Mata, 2005)
Ramalan Komunitas anak Indigo tahun 2005, rasanya semakin menemui kenyataan, jika kita mengamati fenomena Capres RI 2014. Sosok sederhana itu, yang mencapai kedudukannya dengan cara mengejutkan, menurut saya tepat disematkan untuk figur Gubernur DKI Jakarta saat ini, Jokowi.
Meski hingga saat catatan ini dibuat, Jokowi belum sama sekali menyatakan kesediaan mengenai dukungan bagi pencalonannya menjadi Calon Presiden RI 2014, namun indikator 'kejutan' itu, benar-benar nyata. Jokowi unggul di hampir seluruh Survey Capres RI 2014, mengalahkan Capres RI 2014 lainnya seperti Prabowo Subianto, Megawati hingga Aburizal Bakrie.
Simak ucapan lengkap Komunitas anak Indigo dalam Acara Bukan Empat Mata, 2005. Pertanyaan kunci, "Akan Ada Apa Dengan Indonesia Di Masa Depan?
" Ini gambar tentang buku bertumpuk dengan bendera, bukunya terbuka terus ada tulisan, menceritakan bahwa sudah tercatat secara alam bahwa negeri kita yang ini digambarkan melalui bendera di bagi dua merah putih. Negeri kita Indonesia akan mengalami bencana, namun alam berbaik hati mendidik seorang calon pemimpin yang munculnya dari sebuah kesederhanaan - gambarnya rumah yang sederhana. Alam akan membuat dia mencapai kedudukan ini dengan cara yang mengejutkan. Mudah-mudahan sekitar 6 (enam) atau 7 (tujuh) tahun dari tahun 2005 orang itu sudah mulai kelihatan "


Jokowi Presiden RI 

Jokowi Presiden 2014

Dipublikasikan pada 26 Feb 2013, by Jokowi Presiden RI

Negri ini butuh suasana baru, pemimpin baru dan paradigma baru.
Jokowi for presiden 2014 adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan negri ini.

Lawan politik atau mereka yang PRO KORUPSI pasti akan berkata : "selesaikan dulu masalah jakarta" atau "tuntaskan masa jabatan gubernur sampai 2017" ... mereka sama sekali tidak peka atau bahkan sengaja ingin menutup mata bahwa rakyat sudah muak dengan berbagai sandiwara para elit politik, yang pastinya akan melakukan segala cara untuk menghalangi Jokowi di pilpres 2014 nanti, demi kekuasaan mereka, demi kelangsungan aktivitas mereka untuk menggarong uang rakyat. karena kita tau Jokowi adalah sosok yang benar2 mampu melepaskan diri dari segala kepentingan, dan mampu menerapkan system yang bisa menutup celah tindak korupsi.

Tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkan bangsa ini selain mengusung JOKOWI sebagai PRESIDEN di 2014 nanti .... krn kl nunggu 2019, mereka (lawan politik) juga akan meneriakkan hal yg sama dg dalih "selesaikan dulu periode ke-2 sampai 2022" utk menghalangi Jokowi memimpin negeri ini.

Salam Indonesia Baru ... ! 


Jokowi Presiden RI 

Ramalan: Membaca Garis Tangan Jokowi 


( Capres RI )

Dipublikasikan pada 31 Jul 2013. by TyoJB

Jokowi Presiden RI

Jokowi Pemimpin Masa Depan di MATA NAJWA ( Pemimpin Percontohan )

Dipublikasikan pada 23 Agt 2013, by Jokowi Ahok




Jokowi Presiden RI

Ramalan Anak Indigo Untuk Indonesia Tahun 2014  -- ( Capres RI )

Dipublikasikan pada 1 Jan 2014, by Laut Biru


Jokowi Presiden RI

Ramalan Mistis Jokowi Presiden 2014

Dipublikasikan pada 27 Jan 2014, by Amir Tivi

JOKOWI RATU ADIL PRESIDEN 2014

Jokowi dipandang masyarakat secara mistis karena kepemimpinannya yang sangat menyentuh hati rakyat, tutur kata dan perilakunya yang baik, santun dan sahaja, serta wataknya yang rendah hati dan tulus melayani rakyat,dia identik dengan rakyat. Jokowi dipuja dan dirindu rakyat sebagai pemimpin mistis dan capres paling populer....


Jokowi Presiden RI

Habibie : Hanya Jokowi yang masuk Kriteria Presiden 2014

Dipublikasikan pada 7 Feb 2014, by Jokowi Presiden RI



Jokowi Presiden RI

JOKOWI Detik - detik "JOKOWI UMUMKAN RESMI" jadi CAPRES PDIP !!

Dipublikasikan pada 14 Mar 2014, by Jokowi Presiden RI 


Berikut daftar perolehan suara tiap pasangan capres dan cawapres di 28 provinsi:

1. Kalimantan Barat
Prabowo-Hatta: 1.032.354 suara
Jokowi-JK: 1.573.046 suara

2. Nusa Tenggara Barat
Prabowo-Hatta: 1.844.178 suara
Jokowi-JK: 701.238 suara

3. Aceh
Prabowo-Hatta: 1.089.290 suara
Jokowi-JK: 913.309 suara

4. Sumatera Selatan
Prabowo-Hatta: 2.132.163 suara
Jokowi-JK: 2.027.049 suara

5. Kalimantan Selatan
Prabowo-Hatta: 941.809 suara
Jokowi-JK: 939.748 suara

6. Kepulauan Riau
Prabowo-Hatta: 332.908 suara
Jokowi-JK: 491.819 suara

7. Jambi
Prabowo-Hatta: 871.316 suara
Jokowi-JK: 897.787 suara

8. Bangka Belitung
Prabowo-Hatta: 200.706 suara
Jokowi-JK: 412.359 suara

9. D.I Yogyakarta
Prabowo-Hatta: 977.342 suara
Jokowi-JK: 1.234.249 suara

10. Bengkulu
Prabowo-Hatta: 433.173 suara
Jokowi-JK: 523.669 suara

11. Sulawesi Barat
Prabowo-Hatta: 165.494 suara
Jokowi-JK: 456.021 suara

12. Kalimantan Tengah
Prabowo-Hatta: 468.277 suara
Jokowi-JK: 696.199 suara

13. Sulawesi Tenggara
Prabowo-Hatta: 511.134 suara
Jokowi-JK: 622.217 suara

14. Gorontalo
Prabowo-Hatta: 378.735 suara
Jokowi-JK: 221.497 suara

15. Sumatera Barat
Prabowo-Hatta: 1.797.505 suara
Jokowi-JK: 539.308 suara

16. Bali
Prabowo-Hatta: 614.241 suara
Jokowi-JK: 1.535.110 suara

17. Riau
Prabowo-Hatta: 1.349.338 suara
Jokowi-JK: 1.342.817 suara

18. Maluku
Prabowo-Hatta: 433.981 suara
Jokowi-JK: 443.040 suara

19. Sulawesi Tengah
Prabowo-Hatta: 632.009 suara
Jokowi-JK: 767.151 suara

20. Jawa Tengah
Prabowo-Hatta: 6.485.720 suara
Jokowi-JK: 12.959.540 suara

21. Jawa Barat
Prabowo-Hatta: 14.167.381 suara
Jokowi-JK: 9.530.315 suara

22. Lampung
Prabowo-Hatta: 2.033.924 suara
Jokowi-JK: 2.299.889 suara

23. Sulawesi Utara
Prabowo-Hatta: 620.095 suara
Jokowi-JK: 724.553 suara

24. Kalimantan Timur
Prabowo-Hatta: 687.734 suara
Jokowi-JK: 1.190.156 suara

25. Papua Barat
Prabowo-Hatta: 172.528 suara
Jokowi-JK: 360.379 suara

26. Banten
Prabowo-Hatta: 3.192.671 suara
Jokowi-JK: 2.398.631 suara

27. Nusa Tenggara Timur
Prabowo-Hatta: 769.391 suara
Jokowi-JK: 1.488.076 suara

28. Sulawesi Selatan
Prabowo-Hatta: 1.214.857 suara
Jokowi-JK: 3.037.026 suara

Pemilu 2014 : - Rekap Nasional KPU di 28 Provinsi, Jokowi-JK Sementara Unggul 52,4 Persen

 

Pengumuman  Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu Presiden 2014

Pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, memasuki ruang sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Presiden 2014 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (22/7/2014) sekitar pukul 20.40 WIB. Keduanya langsung duduk di tengah-tengah tim saksi rekapitulasi penghitungan suara.
Di dalam ruangan itu, keduanya selalu terlihat melempar senyum. Jokowi dan JK terlihat berbincang-bincang sambil tersenyum.
Jokowi hadir mengenakan kemeja lengan panjang warna coklat. JK juga hadir mengenakan batik dan berwarna ungu. Mereka ditemani oleh juru bicara Anies Baswedan.
Kedatangan Jokowi-JK sempat membuat riuh suasana sidang. Ketua KPU Husni Kamil Manik sempat terhenti membacakan satu per satu hasil rekapitulasi nasional. "Mohon tenang ya, bisa dilanjutkan?" tanya Husni kepada seluruh pengunjung sidang.
Setelah suasana tenang kembali, Husni melanjutkan pembacaan hasil rekapitulasi di Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan hasil rekapitulasi nasional, pasangan nomor urut satu 
Prabowo subianto -Hatta Rajasa memperoleh suara 62.576.444 (46,85 persen)
Sementara itu, Jokowi-JK memperoleh suara 70.997.833 (53,15 persen). 
Rencananya setelah pengumuman ini, Jokowi-JK akan menyampaikan pidato politik.

AKHIRNYA MEMANG BENAR 

IR. JOKO WIDODO MENJADI PRESIDEN RI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan selamat kepada pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), atas kemenangan Pilpres 2014.

Mega juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh partai pendukung pasangan Jokowi-JK yang telah berhasil memenangkan pasangan capres nomor urut 2 itu.
"Mereka yang telah bekerja begitu keras, sebagai Ketua Umum PDIP, saya ingin ucapkan terima kasih pada sukarelawan, partai PDIP, maupun dari Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI," imbuhnya," kata Mega.
"Akhirnya apa yang pada waktu quick count dengan (hasil) sekarang tak jauh berbeda, maka saya ingin mengatakan bahwa kita partai pendukung dan pengusung telah berhasil memenangkan Bapak Insinyur Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla," ujar Mega sambil meneteskan air mata, di Kebagusan, Jakarta, Selasa (22/7/2014) malam.

"Dan insya Allah keduanya menjadi presiden Indonesia RI 2014-2019 yang tentunya tidak melupakan bantuan rakyat Indonesia yang telah menjalankan proses Pemilu ini dengan menjaga kelancaran dan dalam hari-hari bahagia secara damai," samungnya.

Menurut Mega, dengan berakhirnya penghitungan rekapitulasi suara Pilpres 2014, kini saatnya semua elemen masyarakat kembali bersatu membangun Indonesia ke depan menjadi lebih baik.

"Menurut saya sekarang saatnya b erkumpul kembali menjadi bangsa Indonesia dan segala sesuatu yang telah berjalan hari-hari lalu kita selesaikan dan melihat ke depan untuk bisa menjalankan dan nantinya pada 20 Oktober kita mempunyai pemerintahan Indonesia yang baru," pungkas Mega

Menurut Mega, dengan berakhirnya penghitungan rekapitulasi suara Pilpres 2014, kini saatnya semua elemen masyarakat kembali bersatu.

indonesia-baru.liputan6.com










http://beliindonesia.com/wp-content/themes/beliindonesia/images/slide.jpg